Resensi novel international
bestseller BLISS(Menanti Senyum Tuhan di Sudut Istanbul)
Judul : BLISS (Menanti Senyum Tuhan di Sudut Istanbul)
Pengarang : O.Z.Livaneli
Penerbit : Bentang, Yogyakarta
Cetakan : Pertama, Mei 2009
Tebal Buku : X+486 halaman
ISBN
: 978-979-1227-59-9
Meryem
sama sekali tidak menduga cara Tuhan mengantarkannya ketempat dimana semua
orang di desanya memimpikan untuk bisa mengunjunginya. Ya Istanbul, kota
pertemuan antara dua benua Eropa dan Asia itu mempunyai segudang panorama yang
menjadi destinasi impian bagi Meryem maupun warga desa yang hidup di sekitar
danau Van. Meryem yang merupakan gadis polos yang hidup di desa kecil jauh dari
hingar bingar gemerlapnya lampu perkotaan mengalami suatu tragedi fatal yang
itu sama sekali tidak bisa dibenarkan oleh adat-istiadat desanya. Di saat
remaja bukanlah kenangan indah maupun kasih sayang yang ia dapatkan, perlakuan
kasar dan tidak senonoh yang ia terima dan itulah yang mengakibatkan kehormatannya
di cabik-cabik oleh seorang yang mengaku dirinya sebagai pemuka agama yang taat
akan titah-titah Tuhan.
Lengkap
sudah penderitaan gadis malang tersebut, seluruh desa dan bahkan keluarganya
menganggap semua itu merupakan aib yang tidak akan pernah bisa hilang kecuali
dengan pembunuhan. Atas dasar adat-istiadat pembunuhan seperti itu dijadikan
suatu pembenaran untuk melakukan suatu tindakan yang saat ini benar-benar
dilarangi oleh HAM. Di sisi lain muncul
tokoh yang akan membawa Meryem ketempat yang sebelumnya hanya bisa ia
bayangkan. Cemal, laki-laki yang dulunya merupakan sahabat bermain Meryem waktu
kecil itu akan membawa Meryem ke Istanbul. Namun Cemal mempunyai misi tersembunyi di balik
tugasnya untuk membawa Meryem ke Istanbul. Dialah yang ditugasi oleh keluarganya
untuk melenyapkan Meryem dari muka bumi ini, sekaligus menghilangkan aib dari
keluarganya.
Tokoh
ketiga dalam novel Bliss ini ialah Prof.Irfan Kurudal. Ia merupakan dosen
disalah satu universitas di Istanbul. Kehidupannya mewah dan dia telah beristri
seorang perempuan kaya dari kota tersebut. Namun itu semua tidak lantas membuat
kehidupan sang professor tenang dan nyaman, justru ia merasa hidupnya hampa dan
datar. Jiwanya bergejolak dan memberontak yang pada akhirnya membuat dirinya melakukan suatu perjalanan
untuk menemukan kembali bagian dirinya yang hilang. Istri, harta, dan jabatan
ia tinggalkan demi perjalanannya itu.
Tanpa
diduga ketiga tokoh ini bertemu, sang professor kagum akan keluguan dan
kegeniusan dari Meryem. Dilain pihak Cemal tidak berhasil melaksanakan tugas dari
keluarganya dan dia tidak suka sikap yang diperlihatkan sang professor kepada
Meryem. Masalah semakin pelik ketika Irfan Kurudal mengetahui niat busuk dari
Cemal.
Seperti
apa nasib Meryem selanjutnya, apakah Cemal akan kembali membulatkan tekadnya
untuk membunuh Meryem, dan bagaimana dengan perjalanan sang professor yang
tanpa diduga bertemu dengan dua orang dari desa itu. Apakah berhasil niat dari
sang professor untuk melindungi Meryem dari niat busuk Cemmal ? baca selengkapnya novel karangan O.Z.Livanelli
ini yang berjudul BLISS menanti senyuman Tuhan di sudut Istanbul.
Novel
karangan O.Z.Livanelli ini lebih mengedepankan konflik batin diantara tokohnya,
sedikit membingungkan karena kita akan dibawa kealam pikiran para tokohnya.
Bahkan untuk endingnyapun kurang bisa membuat penasaran para pembacanya. Karena
sekali lagi konflik yang ditonjolkan dalam novel ini adalah konflik batin, jadi
jangan berharap anda akan disuguhi tema maupun jalan cerita seperti novel-novel
karangan para penulis Idonesia. Namun keberanian dari sang penulis untuk
mengangkat isu-isu budaya di negaranya itu patut diacungi jempol. Bagaimana
pembunuhan atas dasar adat-istiadat dibenarkan disebagian wilayah di Turki
berani penulis angkat menjadi bumbu-bumbu tersendiri dalam novel ini. Pembaca
akan benar-benar diajak menyelami negara Turki dari sudut pandang yang lain.
Potret negara Turki yang indah dengan selat Bosporusnya yang melegenda akan ditabrakkan
dengan salah satu isu-isu budaya yang ada di beberapa bagian wilayah negara
tersebut. Perempuan yang yang belum sepenuhnya mendapatkan haknya dinegara
tersebut akan diulas dengan begitu gamblang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar